Employment Ethics

Pasal Larangan Gratifikasi

Pasal Larangan Gratifikasi
 
1. Masing-masing Pihak dilarang menawarkan, memberikan atau setuju untuk memberi hadiah, potongan diskon, komisi, rabat, dan bentuk-bentuk hadiah/bingkisan lainnya (“pihak pemberi hadiah”) kepada Pihak lainnya atau karyawannya dengan maksud untuk mendapatkan, melaksanakan Perjanjian atau sebagai imbal balik atas jasa-jasa pihak tersebut atau karyawannya dalam memberikan kemudahan atau pengaturan untuk pihak pemberi hadiah dalam pelaksanaan Perjanjian ini.
 
2. Salah satu Pihak dan/atau karyawan-karyawannya dan/atau Pihak-Pihak yang bertindak untuk dan atas namanya, dilarang, dalam hubungannya dengan pelaksanaan kegiatannya berdasarkan Perjanjian ini, atau sehubungan dengan kegiatan bisnis lainnya yang melibatkan Pihak lainnya, melakukan tindakan-tidakan baik langsung maupun tidak langsung sebagai berikut:
 
  1. melakukan tindakan yang tidak sesuai atau diluar etika bisnis yang wajar;
  2. melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan tata cara berperilaku yang baik atau norma kesopanan;
  3. melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik;
  4. melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku;

3. Pelanggaran  terhadap ketentuan ayat 1 dan ayat 2 di atas oleh salah satu Pihak atau karyawannya, atau oleh orang yang bekerja untuknya baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mengakibatkan pembatalan/pengakhiran Perjanjian oleh Pihak yang dirugikan dengan seketika tanpa pemberitahuan sebelumnya. Biaya-biaya yang timbul akibat pembatalan/pengakhiran ini menjadi tanggung jawab Pihak yang melakukan pelanggaran. Untuk setiap kerugian yang ditimbulkan karena pelanggaran ini memberikan hak kepada Pihak yang dirugikan untuk mengajukan gugatan dan/atau tuntutan baik secara perdata maupun pidana kepada Pihak yang melanggar.