Press Release

Antangin Raih Top Brand Platinum Award untuk Kategori Herbal Medicine Against Cold

Jakarta, 6 Mei 2011 – Antangin, salah satu obat herbal unggulan dari PT Deltomed Laboratories, berhasil meraih Top Brand Platinum Award 2011 untuk kategori Herbal Medicine Against Cold. Penghargaan ini merupakan anugerah tertinggi bagi sebuah merek yang telah terbukti mampu bertahan selama 8 – 12 tahun di tengah-tengah situasi pasar yang sangat dinamis. Majalah Marketing bekerjasama dengan Frontier Consulting Group melakukan riset nasional di enam kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar. Penghargaan ini diterima oleh Deltomed dalam acara Top Brand Platinum Spectacular Moment pada hari Kamis (28/5).

Berbekal pengalaman selama 35 tahun dalam mengembangkan produk kesehatan herbal, Deltomed secara inovatif terus menyediakan produk yang bermutu tinggi, yang tak hanya mudah dikonsumsi namun juga teruji karena diolah melalui teknik pengolahan modern dengan standar internasional. Seluruh proses manufaktur Antangin telah mengikuti standar peraturan yang ketat, serta diproduksi dan dikembangkan sesuai dengan standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang setara dengan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), acuan untuk memproduksi obat-obat berstandar dengan kualitas terbaik.
Mulyo Raharjo, Managing Director PT Deltomed Laboratories mengatakan, “Kami bangga Antangin berhasil meraih Top Brand Platinum Award tahun ini, setelah di tahun yang sama Deltomed telah meraih Top Brand Award untuk produk yang sama. Prestasi ini merupakan kehormatan bagi kami sehingga mendorong kami untuk terus menghasilkan produk-produk obat herbal yang berkualitas.”

Berdasarkan hasil penelitian Bagian Farmakologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Antangin, yang memformulasikan ekstrak jahe, royal jelly, dan ginseng tidak hanya mampu mencegah timbulnya gejala-gejala flu, tetapi juga telah terbukti dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan stamina. Antangin memiliki format tablet dan sirup, dengan beberapa varian rasa.
“Dalam menghasilkan produk obat herbal yang telah teruji ini, Deltomed didukung oleh tim ahli yang profesional serta memiliki komitmen tinggi, berpengalaman dan inovatif dalam memaksimalkan kualitas produk dan layanan,” papar Mulyo.

Bahan baku Antangin dikembangkan oleh Deltomed di lahan subur seluas 20 hektar di kaki Gunung Lawu, yang berada 700 meter di atas permukaan laut. Cuaca dingin serta udara bersih membuat lahan perkebunan sangat bagus, sehingga hasil panen terus meningkat dan terjaga kualitasnya. Bibit tanaman dan bahan mentahnya pun telah melalui seleksi yang sangat ketat. Teknologi dan peralatan modern diterapkan dalam keseluruhan proses produksi, mulai dari panen, pencucian bahan dasar dari kotoran dan zat-zat kontaminer, pengeringan, penggilingan, hingga proses ekstraksi.
Selain Top Brand Award, Antangin juga telah meraih 4 (empat) kali penghargaan ICSA (Indonesian Costumer Satisfaction Award) pada tahun 2004, 2005, 2006, dan 2007.

Sekilas tentang Top Brand Award 2011
Selama 12 tahun terakhir ini, Indeks Top Brand telah menjadi indeks brand terpercaya di antara pebisnis di Indonesia. Ini dibuktikan dengan penggunaan logo Top Brand oleh brand-brand pemenang untuk menunjukkan superioritas brand mereka kepada konsumen. Indeks Top Brand dibuat dengan menggunakan persepsi konsumen pada dimensi-dimensi brand, yaitu mind share, market share, dan commitment share.

Survei ini dilakukan di 6 kota besar di Indonesia, melalui wawancara personal dengan implementasi metode sample acak (random) dan pendorong (booster). Hasilnya, Indeks Top Brand adalah murni pilihan konsumen. Indeks Top Brand ini kemudian digunakan sebagai dasar penentuan sebuah brand untuk meraih penghargaan dalam Top Brand Award setiap tahunnya.
Top Brand Platinum Award merupakan anugerah tertinggi bagi sebuah mereka yang diberikan oleh Majalah Marketing berdasarkan hasil riset nasional oleh Frontier Consulting Group, di enam kota besar (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar) dengan melibatkan 3.600 responden. Riset dilakukan selama 11 tahun. Metodologi pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data.

Sekilas tentang PT Deltomed Laboratories
Selama 35 tahun, Deltomed Laboratories telah menjadi produsen penghasil obat herbal bermutu tinggi dan terdepan. Sejarah Deltomed Laboratories diawali pada tahun 1976 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dari sebuah industri rumahan penghasil obat-obatan herbal yang berasal dari sari tumbuhan alami.

Saat ini, Deltomed telah melakukan investasi baru, khususnya dalam fasilitas produksi, termasuk mesin-mesin modern dan laboratorium penelitian. Pabrik Deltomed seluas 6 ha yang terletak di Nambangan, Wonogiri, memiliki fasilitas lengkap dan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga lima kali kali lipat untuk memenuhi permintaan pasar industri herbal, baik di Indonesia maupun mancanegara.

Untuk meningkatkan kualitas produknya, sejak Mei 2010 Deltomed menggunakan fasilitas Quadra Extraction System, yaitu sebuah mesin berteknologi Jerman yang dapat menghasilkan ekstrak bahan alami dengan kualitas tebaik. Deltomed juga menggunakan standar GMP (Good Manufacturing Product) Eropa, GMP Indonesia (CPOTB/Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik), FDA, dan peraturan 3A dalam pembuatan produknya. Tidak hanya pasar nasional, produk-produk Deltomed juga telah merambah pasar internasional, diantaranya ke Malaysia, Arab Saudi, Amerika Serikat, hongkong, dan Brunei Darussalam.
Produk-produk Deltomed antara lain: Antangin, OB Herbal, Antalinu, Natur Slim, SrongPas, Pil Tuntas, dan Rapet Wangi.

Informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.deltomed.com.